Cara Menggunakan Solder Uap Yang Benar Dan Aman

Untuk komponen dengan ukuran yang kecil seperti BGA dan SMD dibutuhkan perangkat solder yang menghasilkan hembusan uap panas dibandingkan dengan solder biasa yang menggunakan mata solder besi. Suhu panas yang dibutuhkan pun lebih tinggi dan tidak bisa dihasilkan oleh solder biasa. Karena untuk menghembuskan udara dengan suhu yang tinggi inilah energi listrik yang digunakan solder uap memang lebih besar dan harga perangkatnya pun lebih mahal dibandingkan dengan solder biasa. Cara menggunakannya pun tidak disentuhkan pada bagian komponen yang akan dikerjakan melainkan ditiup dengan suhu udara yang tinggi dan juga tekanan udara yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Bagaimana cara menggunakan solder uap yang benar?

Beberapa hal penting yang harus Anda ketahui ketika mengoperasikan solder uap adalah tekanan dan suhu udaranya harus disesuaikan dengan benar agar tidak merusak PCB. Kemudian cara memegang solder juga tegak lurus untuk mengarahkan hembusan uap langsung ke komponen yang dikerjakan, tidak bisa miring-miring seperti ketika menggunakan solder yang biasa.

Ada dua cara pengaturan suhu udara dan tekanan udara yang bisa Anda terapkan saat menggunakan solder uap:

1. Yang pertama adalah pengaturan suhu uap yang akan dihasilkan dan juga tekanan udaranya diatur secara terpisah.

2. Yang kedua adalah pengaturan yang linear di mana makin tinggi suhu uap yang inign dihasilkan maka makin tinggi pula tekanan hembusan udaranya.

Langkah-langkah untuk mengoperasikan solder uap sebenarnya tidak begitu jauh bedanya dengan solder biasa, hanya dibutuhkan bebearapa penyesuaian saja. Berikut adalah cara menggunakan solder uap yang baik dan benar:

1. Hubungkan perangkat solder ke listrik dan nyalakan tombol ke posisi ON

2. Setelah terhubung, atur suhu dan tekanan udara yang Anda butuhkan, pada solder uap analog maka tombol pengaturan berupa knob yang diputar sedangkan solder uap digital ada tombol UP dan DOWN plus tampilan suhu dan tekanan dalam angka digital.

3. Suhu udara yang sudah Anda atur baru akan terasa panasnya apabila tekanan udara sudah diatur, suhu udara belum bisa keluar jika tekanan udaranya masih 0

4. Sebagai gambaran, suhu dan tekanan udara yang dibutuhkan untuk memanaskan dan melelehkan timah adalah pada suhu 3500 – 4500 dengan tekanan 3, sedangkan untuk mengeringkan cairan suhunya adalah 1000 – 2000 dengan tekanan 8. info lengkap https://www.tokopedia.com/codyonline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *